Bagi dosen, peneliti, maupun mahasiswa program pascasarjana, kebutuhan untuk menerbitkan karya ilmiah pada jurnal terakreditasi semakin meningkat setiap tahunnya. Salah satu kategori jurnal yang paling banyak diincar adalah jurnal dengan akreditasi SINTA 2, karena dianggap memiliki kualitas yang baik namun tetap realistis untuk dicapai dibandingkan SINTA 1.
Apa Itu SINTA 2?
SINTA (Science and Technology Index) adalah sistem pemeringkatan jurnal ilmiah nasional yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Jurnal yang terakreditasi SINTA dibagi menjadi enam tingkatan, mulai dari SINTA 1 hingga SINTA 6. Semakin kecil angkanya, semakin tinggi kualitas dan reputasi jurnal tersebut.
Jurnal SINTA 2 menempati posisi kedua tertinggi, sehingga proses seleksinya cukup ketat namun masih dapat dijangkau oleh peneliti dengan naskah yang berkualitas dan mengikuti kaidah penulisan ilmiah yang benar.
Mengapa Memilih Jurnal SINTA 2?
Ada beberapa alasan mengapa banyak akademisi mengejar publikasi jurnal sinta 2:
- Nilai kredit poin yang tinggi untuk kenaikan jabatan fungsional dosen (Lektor, Lektor Kepala, hingga Guru Besar).
- Reputasi akademik yang meningkat karena jurnal SINTA 2 sudah diakui secara nasional.
- Peluang lolos lebih besar dibandingkan jurnal SINTA 1 atau jurnal internasional bereputasi, tanpa mengorbankan kualitas.
- Syarat kelulusan bagi sejumlah program magister dan doktor yang mewajibkan publikasi pada jurnal terakreditasi minimal SINTA 2.
Tahapan Publikasi Jurnal SINTA 2
Proses publikasi jurnal sinta 2 umumnya melalui beberapa tahapan berikut:
- Persiapan naskah: memastikan struktur artikel (abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan) sudah sesuai template jurnal tujuan.
- Pengecekan plagiarisme: skor similarity umumnya dibatasi maksimal 20–25%, tergantung kebijakan masing-masing jurnal.
- Submit naskah melalui Open Journal System (OJS) jurnal yang dituju.
- Proses review oleh mitra bebestari (peer reviewer), yang bisa memakan waktu 1–6 bulan tergantung jurnal.
- Revisi sesuai catatan reviewer.
- Penerbitan (publish) setelah naskah dinyatakan diterima.
Tips Agar Naskah Cepat Diterima
- Pilih jurnal yang sesuai dengan bidang keilmuan (scope) penelitian Anda.
- Perhatikan template dan gaya sitasi yang diminta (APA, IEEE, Chicago, dll).
- Hindari plagiarisme, baik langsung maupun parafrase berlebihan.
- Gunakan referensi terbaru (5–10 tahun terakhir) dan proporsional dari jurnal bereputasi.
- Konsultasikan naskah dengan pembimbing atau jasa layanan yang berpengalaman jika diperlukan.
Kesimpulan
Menembus jurnal SINTA 2 memang membutuhkan persiapan matang, mulai dari kualitas naskah hingga pemilihan jurnal yang tepat. Dengan memahami alur dan strategi yang benar, proses publikasi jurnal sinta 2 dapat berjalan lebih lancar dan meningkatkan peluang naskah Anda diterima.